SISTEM EKONOMI

Pengertian Sistem Ekonomi 

sistem ekonomi adalah perpaduan beberapa subsistem yang membentuk system itu sendiri.jadi sistem ekonomi adalah perpaduan dari aturan-aturan atau cara- cara yang merupakan satu kesatuan dan diguanakan untuk mencapai tujuan dalam prekonomian.aturan-aturan system prekonomian harus dapat menjawab permaslahan barang apa yang di produksi,bagaimana cara memproduksi,dan untuk siapa barang tersebut di produksi (Drs. Alam S.M.M.)

Sistem adalah kesatuan susunan, diman masing-masing unsur yang ada di dalamnya tidak diperhatiakan hakitnya,tetapi dilhat dari fungsinya terhadap keseluruhan kesatuan susunan tersebut.dalam suatu sistem,masing- masing unsur  maupun keseluruhannya sebagai kesatuan,dan saling membutuhkan,jadi,system ekonomi adalah suatu susunan dari unsur –unsur ekonomi yang saling berhubungandan bekerja sama –sama sebagai suatu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu.

System ekonomi adalah  perpaduan antara aturan dan cara yang digunakan untuk mencapai tujuan ekonomi.

Ada Beberapa Sistem Ekonomi Yang dugunakan di dunia Yaitu :

Sistem ekonomi Tradisional  adalah

Sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat teradisioanl secara turun –temurun,mengandalkan alam dan tenaga kerja,umumnya produksi lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja hasil produksipun teratas hanya untuk keluarga dan kelompok.

Ada beberapa ciri –ciri sistem ekonomi tradisoanal yaitu:

  1. Teknik produksi  dipelajari secara turun-temurun dan bersifat sederhana.
  2. Hanya sedikit mengunakan modal.
  3. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (pertukaran barang dengan barang).
  4. Belum mengenal pembagian kerja.
  5. Masih terkait tradisi.
  6. Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.

Sistem  Ekonomi Komando

Sistem ekonomi komando di mana peran pemerintah sangat dominan dan pengaruh dalam pengendalikan perekonomian.

Pada sistem ini ekonomi komando (sistem ekonomi pusat/perencanaan),peran pemerintah sangat dominan, sedangkan peran masyarakat atau pihak swasta sangat kecil.pada sistem ini,pemerintah menetukan barang dan jasa apa yang diproduksi,serta kepada siapa atau untuk siapa barang tersebut barang tersebut diproduksi .jadi,hampir seluruh kegiatan ekonomi di selenggarakan oleh pemerintah pusat.

Ada beberapa ciri-ciri ekonomi komando.

  1. Semua alat sumber daya produksi di miliki dan di kuasai oleh Negara sehingga hak milik peroangan hampir tidak ada (tidak di akui)
  2. Pekerjaan yang tersediah dan siapa yang bekerja ditentuak oleh pemeirintah.Rakyat tidak memiliki kekuasaan untuk memilih pekerjaan.
  3. Kebijakan prekonomian di atur oleh pemrintah .Pemerintah memuat rencan pembangunan nasioanlnya.Segala keputusan dalam perekonomian berada ditangan pemerintah.perencanaan ,pengorganisaisan,dan pengawasan seluruh dilaksanakan oleh pemerintah.

Kebaiakan Sistem Ekonomi Komando

  1. karna prekonomian sepenuhnya ditangani oleh pemerintah,baik dalam hal perencaan,pengorganisasian,pelaksanaan,dan pengawasan,maka pemerintah lebuh muda mengendalikan inflasi,pengangguran atau berbagai keburukan ekonomi lainnya.
  2. Pemerintah mentukan jenis kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan,sehingga pasar barang dalam negri berjalan lancar.
  3. Relatife muda muda melakukan distribusi pendapatan.
  4. Jarang terjadi krisis ekonomi karna kegiatan ekonomi yang di rencanakan oleh pemerintah.

Keburukan Sistem Ekonomi Komando

  1. Mematiakan inisiatif individu untuk maju,sebab segala kegiatan diatur oleh pusat.
  2. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat.
  3. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya.

Contoh

Negara yang dapat dikatakan mendekati sistem ekonomi komando adalah:Kuba dan RRC.Namun perlu di catat RRC pun sudah mulai meniggalkan system ekonomi komando  praktik ekonominya.

Sistem Ekonomi Pasar adalah :

            Sistem ekonomi dimana kegiatan ekonomi produksi, distribusi, dan  konsumsi dilakukan oleh pihak suwasta.

      Sistem ekonomi pasar merupakan kebalikan dari sistem ekonomi komando.pada sistem pasar, kegiatan ekonomi produksi, distribusi,dan konsumsi dilakukan oleh pihak suwasta.pemerintah hanya mengawasi dan melakukan kegiatan ekonomi,kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan penyelengaraan Negara.Ciri khasnya dari sistem ini adalah pemerintah tidak campur tangan,sumber produksi dikuasai oleh masyarakat ,timbul persaingankegiatan di tunjukkan untuk mepeloreh keuntungan DLL.

Ada Beberapa Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar:

  1. Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat .masyarakat di beri kebebasan tanpa batas untuk memiliki sumber – sumber produksi.
  2. Pemerintah tidak ikut campur secara lansung dalam kegiatan ekonomi.
  3. Masyarakat terbagi atas dua golongan, Yaitu golongan pemberi kerja atau pemilik sumber daya dan golongan penerima kerja (baru).
  4. Timbul persaingan dalam kegiatan masyarakat. Konsekunsi adanya kebebasan memiliki sumber-sumber  produksi,timbul persainagan untuk mengejar keuntungan.
  5. Setiap kegiatan ekonomi didasarkan atas pencarian keadaan pasar.pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi .misalnya ,barang-barang apa yang di butuhkan masyarakat dan bagaimana memproduksi barang yang bermutu tinggi.

Kebaikan Sistem Ekonomi Pasar:

  1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi. Masyarakat tidak perlu menunggu komando dari pemerintah.
  2. Setiap individu bebas untuk memiliki sumber-sumber daya produksi.Hal ini mendorong partisipasi masayarakat dalam prekonomian.
  3. Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya di serahkan kepada masyarakat.
  4. Menghasilakan barang-barang bermutu tinggi,karena barang kurang bermutu tidak akan laku di pasar.
  5. Efesiensi dan efektifitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi berdasarkan atas motif mencari keuntungan .

Keburukan Sistem Ekonomi Pasar:

  1. Sulit melakukan pemerataan pendapatan karena persaingan bersifat bebas,Pendapatan jatuh kepada pemilik modal atau majikan.Sedangkan golongan pekerja hanya menerima sebagian kecil dari pendapatan.
  2. Pemilik sumber daya produksi  mengekspploitai golongan pekerja,sehingga yang kaya cepat bertambah kaya.sedangkan orang yang miskin cenderung tetap menjadi miskin.
  3. Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat.
  4. Sering terjadi gejolak dalam prekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu sering terjadi.

Contoh: Negara yang sistem  ekonominya mendekati sistem ekonomi pasar adalah      Amerika Serikat dan Ingris.

Sistem Ekonomi Campuran Adalah.

Sistem ekonomi dimana pemerintah dan suwasta (masyaraka) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.Kegiatan ekonomi masyarakat di serahkan kepada ketentuan pasar ,Namun sampai batas tertentu pemerintah tetap melakukan kendali dancampur tangan.Tujuan pemrintah dalam tangan ini adalah agar perekonomian tidak lepas kendali sama sekali dan tidak hanya menguntungkan pemilik modal besar.

B. SISTEM EKONOMI INDONESIA

Pengetian Ekonomi Indonesia

Seprti telah diketahui sistem ekonomi  merupakan usaha secara menyeluruh darai sebuah kominitas masyasrakat untuk mencapai yang tujuan yang telah ditetapkan bersama disertai dengan separangkat nilai,otoritas,kepemimpinan dan struktur kekuasaan untuk mencapai tujuan tersebut.

Tujuan sebuah sistem ekonomi ialah mewujudkan kesejahtraan hidup dan kemakmuran rakyat.Tujuan tersebut tentu tidak dapat diwujutkan dalam waktu sekejap.Ada sebuah proses yang harus dilalui untuk mewujutkan tujuan tersebut.Realisasi tujuan tersebut hendaknya mencerminkan keinginan yang diharapkan  oleh seluruh masyarakat.

Dalam mewujutkan kemakmuran rakyat,sistem ekonomi Indonesia berdasarkan pada Pancasila,UUD 1945,dan Garis –Garis besar Haluan Negara (GBHN). Secara garis besar,system ekonomi Indonesia mempunyai peinsip-perinsip sebagai berikut.

  1. Asas kekeluargaan dan bukan berdasarkan asas induvidualistis,seperti pada sistem ekonomi liberal.
  2. Cabang-cabang produksi penting dikuasai oleh Negara.
  3. Hak milik perorangan dikaui,tetapi dimanifestasikan untuk kesejahtraan masyarakat sehingga kedudukan hak milik mempunyai fungsi sosial.
  4. Pemerintah tidak menguasai seluruh sektor pembangunan seperti dalam sistem ekonomi terpusat.
  5. Perwujudan Indonesia sebagai suatu kesatuan politik, ekonomi,sosial budaya,serta pertahanan dan keamanan.

Landasan Ekonomi Indonesia

Sistem landasan ekonomi Indonesia didasarkan pada tiga landasan,yaitu landasan idiil,struktural,dan oprasional.

Landasan idiil

Landasan idiil ekonomi Indonesia adalah Pancasila.Artinya,pelaksanaan  dan hasil pembangunan harus senantiasa mendasarkan diri pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.Kita tidak boleh melaksanakan pembangunan yang bertentangan dengan Pancasila.Hal ini disebabkan oleh posisi Pancasila sebagai dasar Negara.Dalam kaitannya dengan pembanguan   ekonomi.Prof.Dr.Mubyarto pernah mengajukan konsep ekonomi Pancasila yang mengedepankan beberpa perinsip sebagai berikut.

1)      Roda prekonomian digerakkan oleh sector ekonomi, sosial,dan moral.

2)      Ada keinginan yang kuat dari masyarakat untuk pemerataan sosial ekonomi.

3)      Prioritas kegiatan ekonomi ialah pengembangan ekonomi yang kuat dan tangguh.

4)      Koprasi adalah soko guru perekonomian Indonesia.

5)      Keseimbangan sentralisasi dan desentralisasi kebijakan  ekonomi sekaligus menjaga prinsip efisiensi dan pertumbuhan ekonomi.

Landasan Struktural

Landasan struktural ekonomi Indonesia adalah UUD,1945,terutama tercermin dala pasal 33.Pasal 33 merupakan dasar bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan kesejahtraan dan kemakmuran rakyat sesuai dengan amanat yang ada dalm pembukaan UUD 1945 alenia keempat.

Pasal 33 ayat 1 berbunyi perekonomian di susun sebagai usaha bersama berdasrkan atas asas kekeluargaan.Artinya, system ekonomi Indonesia lebih mengedepankan kemakmuran dan kesejahtraan bersama dengan didasari sikap dam perilaku yang mengutamakan kekluargaan.

Pasal 33 ayat 2 berbunyi cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.Artinya, pemerintah mempunperekonomian di susun yai alasan terhadap penguasaan kekayaan alam yang ada sebagai usah untuk mewujudkan kesejahtraan sosial.penguasaan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial pemerintah terhadap rakayat Indonesia.

Pasal 33 ayat 3 berbunyi bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya di kuasai oleh Negara dan diperguanakan sebsar-besarnya kemakmuran rakyat.Artinya negara memamfaatkan semua alam yang ada demi terwujudnya kemakmuran rakyat.

Pasal 33 ayat 4 berbunyi perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan perinsip kebersamaan,efesiensi keadilan,berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,kemandirian serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.Artinya, bangsa Indonesia tetap mengutamakan masukan dan aspirasi rakyat sebagai pelaksana sekaligus sasaran pembangunan.Selain itu,pemerintah juga harus memerhatikan kebutuhan rakyat bersama secara keadilan,berkelanjutan,berwwasan lingkungan,dan kemandirian.

Landasan Operasioanal

Landasan oprasional ekonomi nasional ialah Garis-Garis Besar Haluan Negara(GBHN).Di dalam GBHN 1999 tercantum visi pembangunan nasional ,yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai,demokratis, berkeadilan,berdaya saing,maju,dan sejahtrah,dalam wadah Negara Resatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia yang sehat,mandiri,beriman,bertakwa,berakhlak mulia,cinta tanah air,berkesedaran hukum dan lingkungan menguasai ilmu pengetahuan dan tehcnologi ,memiliki etos kerja yang tinggi serta berdisiplin.

Dalam GBHN 1999,terdapat agenda pembangunan nasional yang terangkum dalam Program Pembanguan Nasional (propernas) yang memuat uraian lebih rinci kebijakn pembangunan yang telah di gariskan GBHN tersebut.

Propenas memuruskan lima agenda pembangunan nasional sebagai berikut.

1)      Membangun sistem politik yang demokratis serta mempertahankan persatuan dan kesatuan.

2)      Mewujudkan supermasi hokum dan pemerintahan yang bersih.

3)      Mempercepat pemulihan ekonomi dan memperkuat landasan pembanguan berkelanjutan dan berkeadilan.

4)      Membangun kesejahtraan rakyat dan ketahanan budaya.

5)      Meningkatkan pembangunan daerah.

Demokrasi Ekonomi yang menjadi dasar pelaksaan pembanguan memiliki ciri-ciri positif sebagai berikut.

1)      Perekonomian di susun sebagai usaha bersama beradasarkan atas asas kekeluargaan.

2)      Cabang –cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai jahat hidup orang banyak di kuasai oleh Negara.

3)      Bumi dan air,dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasia oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat.

4)      Sumber-sumber kekayaan dan keuangan Negara di gunakan dengan pemufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat serta pengawasan terhadap kebijaksanaanya ada pada lembaga –lembaga perwakilan rakyat pula.

5)      Warga Negara memiki kebasan dalam memili pekerjaan dan penghidupan yang layak.

6)   Potensi, inisiatif,dan daya kreasi setiap warga Negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan  kepntingan umum.

7)      Fakir miskin dan anak anak yang terlantar dipelihara oleh Negara.

Pelaksaan Demokrsi Ekonomi harus berdasarkan ciri ciri sebagai berikut.

1)      Sistem free fight liberalism yang menumbuhkan ekpolitasi terhadap manusia dan bangsa lain yang dalam sejarahnya di Indonesia telah menimbulkan dan mempertahnkan kelemahan setruktural posisi indonesia dalam ekonomi dunia.

2)      System etatisme dalam Negara aparatur ekonomi Negara bersifat dominan serta berusaha mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit unit ekonomi di luar sektor Negara.

3)      Memusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk mpnopoli yang merugikan masyarakat.

By SARUL MARDIANTO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s